setetes air bagi orang yang sedang dahaga adalah sebuah kenikmatan, demikian juga sebaris atau sebait kata-kata bijak pada status FB atau sms bisa memberikan dampak yang bermanfaat bagi para pembacanya yang membutuhkannya.
Ternyata banyak perubahaan yang terjadi pada kehidupan setiap manusia itu disebabkan oleh hal-hal yang kecil dan sedikit. baik yang bersifat postif atau pun negatif tentunya. misal ketika seorang menuliskan sebuah status pada FB atau mentwit yang berisikan sesuatu yang negatif bisa memberi pengaruh bagi setiap pembacanya. otomatis juga bagi yang menuliskannya. Kepada yang membaca akan memberikan reaksi penilaian yang beragam negatif kepada yang menuliskannya. dan kepada penulis yang menuliskannya juga semakin mempertebal perilaku negatif pada dirinya.
Buktinya,coba kita tuliskan beberapa hari ini status-status yang negatif, secara otomatis ini cenderung memberikan dan menciptakan pola pikir serta cara pandang yang negatif juga kepada diri.ingatkan dengan ungkapan ” apa yang kita tanama itu lah yang kita tuai” dan “Bisa karena terbiasa”. keduanya bisa berlaku juga akan apa yang kita tuliskan dan pikirkan.
Hal ini berkaitan sekali dengan sebuah cerita ketika sebuah sekolah mendapat kunjungan seorang pemimpin yang berpengaruh. ada seorang murid yang bertanya kepadapemimpin tersebut soal cita-cita dan harapan.
” Apa yang bapak harapkan akan cita-cita kami ?” tanya murid itu
Mungkin kita sebagai pembaca bisa menebak dengan jawaban-jawaban klise, percis seperri murid yang mengharapkan jawaban seperti ;” jadilah seperti yang kau harapkan”, atau gantungkan lah cita-citamu setinggi langit” atau cita-cita berbagai profesi.
Namun dengan tenang, sang pemimpin menjawab
” Hati-hatilah dengan statusmu di FB”!
” Maksudnya apa pak ?” tanya murid kembali dengan penasaran
” Apa yang kau tuliskan pada setiap statusmu adalah gambaran apa yang kelak engkau cita-citakan, seperti tanaman yang terus diberi pupuk, dia akan bisa tumbuh dengan bagus ketika diberikan pupuk-pupuk yang bagus dan di rawat dengan baik.sama juga dengan diri kalian ,jika kalian terus memikirkan dan menuliskan yang negatif-negatif atas diri kalian dan orang lain maka kelak meski kalian berprofesi yang baguis sekali pun,namun jiwa kalian tumbuh dengan mental yang negatif” terang pemimpin tersebut.
Murid-murid pun mulai memahami hal itu.
cerita diatas jelas sekali memberikan hikmah agar kita sama-sama lebih sadar untuk memberikan yang terbaik bagi diri dan sekitar kita. dan itu bisa dimulai dengan hal-hal baik yang kecil, sederhana,sedkit namun terus di lakukan.
Sedikit memang setiap kata-kata yang tertuang dalam setiap status, namun pengaruh yang diberikannya bisa menjadi besar jika itu sudah bersentuhan dengan diri , sekitar dan orang banyak tentunya. (AR)
Recent Comments