<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sahabat Rekan Sebaya</title>
	<atom:link href="https://www.sahabatrekansebaya.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/</link>
	<description>Care, Concern &#38; Responsibility</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Apr 2017 02:40:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>
	<item>
		<title>Waspada Metamorfosis Narkoba!</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2017 02:40:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IPWL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=679</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Peredaran narkoba kini semakin marak, macamnya pun beraneka-ragam. Berbagai jenis baru bermunculan, dan metamorfosis obat-obatan terlarang ini patut kita waspadai. Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa yang meminta masyarakat waspada terhadap metamorfosis narkoba. Menurutnya, kartel narkoba memiliki beragam modus dalam mengedarkan narkoba dan terus berinovasi guna mengelabui aparat keamanan. Hal tersebut disampaikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/">Waspada Metamorfosis Narkoba!</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Peredaran narkoba kini semakin marak, macamnya pun beraneka-ragam. Berbagai jenis baru bermunculan, dan metamorfosis obat-obatan terlarang ini patut kita waspadai.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa yang meminta masyarakat waspada terhadap metamorfosis narkoba. Menurutnya, kartel narkoba memiliki beragam modus dalam mengedarkan narkoba dan terus berinovasi guna mengelabui aparat keamanan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Khofifah saat meresmikan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Teratai Khatulistiwa di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (19/3/2017).</p>
<p>&#8220;Mereka mencari cara bagaimana memasarkan narkoba itu, supaya narkoba itu tidak tampak. Kalau dulu berbentuk pil, bubuk heroin, atau lintingan ganja sekarang menjelma menjadi aneka rupa,&#8221; katanya.</p>
<p>Mensos Khofifah mengemukakan,  sasaran peredaran narkoba pun tidak lagi menyasar remaja dan orang dewasa, namun hingga anak kecil usia dini. Caranya dengan mengemas narkoba atau mencampurkan narkoba dalam makanan yang digemari anak-anak kecil.</p>
<p>Dicontohkan Khofifah, belum lama ini beredar permen dot di Surabaya yang disinyalir mengandung narkoba. Sebelumnya juga beredar kue kering bercampur ganja di Bandung dan Jakarta.</p>
<p>Mensos Khofifah menjelaskan, dengan mencampurkan &#8211; narkotika ke dalam makanan, maka akan sulit terdeteksi secara kasat mata. Polisi pun perlu melakukan uji klinis laboratorium baru bisa memutuskan apakah makanan tersebut mengandung narkoba atau tidak.</p>
<p>&#8220;Pengedar narkoba semakin pintar mengemas barang dagangannya. Penyusupan narkoba ke dalam makanan dan jajanan anak merupakan salah satu bentuk metamorfosis narkoba saat ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu, Mensos Khofifah mengimbau kepada orangtua agar senantiasa mengingatkan anak-anaknya yang masih duduk di bangku TK dan SD untuk tidak jajan sembarangan. Orangtua, kata dia, harus lebih peduli dan tidak cuek terhadap fenomena metamorfosis narkoba ini.</p>
<p>Realitas ini, lanjut Khofifah, harus menjadi perhatian seluruh pihak. Terlebih Kalimantan Barat adalah merupakan wilayah yang berbatasan dengan Malaysia sehingga sangat rawan penyelundupan narkoba. Kejahatan ini melibatkan jaringan perdagangan narkotika lintas negara.</p>
<p>&#8220;Narkoba tidak melulu lewat jalur-jalur utama perbatasan, tapi juga jalan tikus atau jalan darat yang sulit di deteksi keberadaanya, yang tersebar di sepanjang perbatasan antara Indonesia dan Malaysia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lagi-lagi, tambah Khofifah, anak-anak lah yang menjadi sasaran. Bukan cuma sebagai pengguna namun juga ikut mengedarkan narkoba tersebut.<br />
Dikatakan Khofifah, dipilihnya anak-anak sebagai pengedar narkoba bukan tanpa alasan. Sindikat narkoba, telah mempelajari secara detil hukuman maksimal bagi pengedar anak &#8211; anak di Indonesia, dimana hukuman yang dikenakan hanya setengah dari orang dewasa.</p>
<p>Celah hukum inilah yang dimanfaatkan para sindikat narkoba untuk melancarkan aksi mereka. Selain itu, penggunaan anak-anak meminimalisir kecurigaan aparat kepolisian.</p>
<p>Maka dari itu, lanjutnya, butuh kerjasama seluruh pihak dalam menghadapi kondisi Indonesia yang tengah darurat narkoba ini. Peran keluarga sangat dibutuhkan karena merupakan benteng pertama pencegahan bahaya narkoba.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Marjuki mengatakan dari jumlah usia produktif di Kalimantan Barat sebesar 3.599.100 orang, diperkirakan sebanyak 61.185 orang dengan prevalensi 1,7 persen menyalahgunakan narkoba.</p>
<p>&#8220;Ibarat fenomena gunung es, angkanya bisa jauh melebihi prevalensi tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Diterangkan, IPWL Teratai Khatulistiwa yang diresmikan Kementerian Sosial ini nantinya akan memberi pelayanan rehabilitasi sosial kepada pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba. Sejumlah metode rehabilitasi disiapkan antara lain, _Therapeutic Community_ , metode religius, terapi alternatif, dan bimbingan tradisional.</p>
<p>&#8220;Daya tampung IPWL disini mencapai 100 orang klien untuk rawat inap,&#8221;jelas Khofifah.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/">Waspada Metamorfosis Narkoba!</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sahabat Rekan Sebaya Sebagai Perwakilan Indonesia Untuk &#8220;Graduasi Pengasih 2017&#8221;</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2017 14:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, Malaysia 15 April 2017 hari digelarnya acara &#8220;Graduasi&#8221; atau penyerahan penghargaan untuk para mantan pecandu narkoba yang telah berhasil pulih dari ketergantungannya pada narkoba, acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Pengasih Malaysia yaitu salah satu tempat rehabilitasi Narkoba di Malaysia ini rutin dilaksanakan biasanya 4 &#8211; 5 tahun sekali. Sebelum acara penganugerahan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/">Sahabat Rekan Sebaya Sebagai Perwakilan Indonesia Untuk &#8220;Graduasi Pengasih 2017&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, Malaysia 15 April 2017 hari digelarnya acara &#8220;Graduasi&#8221; atau penyerahan penghargaan untuk para mantan pecandu narkoba yang telah berhasil pulih dari ketergantungannya pada narkoba, acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Pengasih Malaysia yaitu salah satu tempat rehabilitasi Narkoba di Malaysia ini rutin dilaksanakan biasanya 4 &#8211; 5 tahun sekali.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-650 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42-300x225.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42-768x576.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sebelum acara penganugerahan ini dilaksanakan, bagi para calon penerima penghargaan yang terpilih sebelumnya telah melalui test, wawancara dan seleksi yang sangat ketat. Calon penerima penghargaan dari Indonesia telah terseleksi dari kurang lebih 30 orang yang terpilih untuk di test dan wawancara, hanya 4 orang yang dapat lolos untuk dapat mewakili para mantan pecandu narkoba Indonesia. Mereka adalah Delima Asrianti (satu-satunya Graduan perempuan dari Indonesia) yang berprofesi sebagai Konselor Perempuan di Yayasan Sahabat Rekan Sebaya, Berry Andri Alghazali yang berprofesi sebagai Pembina di Unit Narkoba RSB. Sespimma Polri, Hentry Naldi yang berprofesi sebagai Petugas Pendamping Pemulihan Narkoba pada Rehabilitasi Slank dan Gilang Rahmad Batega yang berprofesi sebagai Pengusaha Muda.</p>
<p style="text-align: center;">   <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-646" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38-300x169.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38-768x432.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Para penerima penghargaan dengan total keseluruhan peserta 60-70 orang ini adalah warga negara Malaysia, Singapura dan Indonesia,dimana mereka adalah para mantan pengguna dan pecandu penyalahgunaan Narkoba yang terus mempertahankan pemulihannya. oleh karenanya sebagai bentuk penghargaan atas usahanya untuk tetap bebas dari ketergantungan narkoba, Yayasan Rumah Pengasih Malaysia memberikan  Anugerah Penghargaan Pemulihan berupa Piagam Penghargaan Bukti Pemulihan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-634 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1-300x169.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1-768x432.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Penyerahan Piagam Penghargaan Bukti Pemulihan ini diserahkan oleh Wakil Mentri Dalam Negeri Malaysia, Datok Jazlan Mohamed dan Presiden Yayasan Rumah Pengasih Malaysia, H. Datok Mohd. Yunus Pathi. Turut serta mendampingi Perwakilan dari Indonesia adalah Pembina Yayasan Sahabat Rekan Sebaya yaitu Ibu dr. Aisha Dahlan, Ibu Melanie Hermanto dan dr. Priyanto Sismadi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-653 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45-300x169.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45-768x432.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45.jpg 799w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tujuan dari pemberian Piagam Pemulihan tersebut adalah untuk dapat terus memotivasi para mantan Pecandu Narkoba dalam menjaga Pemulihannya serta dapat bermanfaat untuk Masyarakat.  Acara ini berlangsung dengan sangat khidmat dan penuh suka cita.</p>
<p>Keep Going Brother and Sister!</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/">Sahabat Rekan Sebaya Sebagai Perwakilan Indonesia Untuk &#8220;Graduasi Pengasih 2017&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara-Gara Overdosis, Jenny Cortez Tobat Pakai Narkoba</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Apr 2017 03:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[gerenerasi bebas dari narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[say no to drug]]></category>
		<category><![CDATA[say no to drugs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=599</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, OD alias overdosis adalah suatu kondisi yang sangat ditakuti pengguna narkoba. Dalam keadaan seperti itu, tak jarang mereka hilang kesadaran bahkan langsung meninggal. Nah, bagi yang belum berhenti mengkonsumsi narkoba, atau belum sampai terjerumus menggunakannya, silakan simak pengalaman yang admin tuliskan dalam artikel ini. Baru-baru ini, aktris sekaligus model Jenny Cortez mengaku pernah hampir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/">Gara-Gara Overdosis, Jenny Cortez Tobat Pakai Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>OD alias overdosis adalah suatu kondisi yang sangat ditakuti pengguna narkoba. Dalam keadaan seperti itu, tak jarang mereka hilang kesadaran bahkan langsung meninggal.</p>
<p>Nah, bagi yang belum berhenti mengkonsumsi narkoba, atau belum sampai terjerumus menggunakannya, silakan simak pengalaman yang admin tuliskan dalam artikel ini.</p>
<p>Baru-baru ini, aktris sekaligus model Jenny Cortez mengaku pernah hampir meninggal saat dirinya overdosis (OD) usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.</p>
<p>Kejadian tersebut, papar Jenny, persis pada 2012 silam, saat dirinya diberi minuman yang mengandung enam jenis kandungan narkoba oleh sahabatnya di sebuah tempat hiburan malam.</p>
<p>&#8220;Saya pernah OD sampai dua kali. Yang terakhir persis tahun 2012 lalu, disitu saya hampir meninggal karena sampai blenk,&#8221; ujar Jenny Cortez saat acara Coffee Morning bersama Ketua DPR-RI dan BNN di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2017).</p>
<p>Saat tiga gelas minuman ini merasuk ke tubuhnya, Jenny pun tak sadarkan diri.<br />
&#8220;Saya dikasih minuman namanya &#8216;Coffee Happy&#8217;, saya minum tiga gelas langsung jatuh dan engga sadarkan diri,&#8221; lanjut Jenny.</p>
<p>Usai menenggak minuman tersebut, presenter acara petualangan ini pun sempat menghalusinasi yang sangat luas. Bahkan ia mengaku sempat melihat cahaya yang amat terang.</p>
<p>&#8220;Habis minum itu aku ngeliat orangtuaku, temen-temen wartawan infotainment dan sinar yang terang sekali,&#8221; papar Jenny Cortez.</p>
<p>Saat itulah, Jenny merasa nyawanya seperti diambil., hingga ia pun berjanji akan bertobat menjauhi barang haram ini jika Tuhan masih memberinya kesempatan.<br />
&#8220;Disitu rasanya kaya mau diambil nyawa saya. Tapi saya bilang sama Tuhan kalau saya dikasih kesempatan saya akan berhenti. Disitu titik balik saya berhenti konsumsi narkoba,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Meski saat ini wanita 29 tahun ini berhenti konsumsi narkoba, ia masih harus tetap menjalani terapi akibat efek narkoba tersebut.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini saya masih menjalani terapi ke dokter akibat efek narkoba,&#8221; pukas Jenny Cortez.</p>
<p>Yuk, say no to drugs dan tetap hidup sehat!</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/">Gara-Gara Overdosis, Jenny Cortez Tobat Pakai Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stop Pakai Narkoba? Jangan Tunggu Ditangkap!</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/stop-pakai-narkoba-jangan-tunggu-ditangkap/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/stop-pakai-narkoba-jangan-tunggu-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Mar 2017 06:19:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=593</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Berhenti menyalahgunakan narkoba memang berat. Namun himbauan yang disampaikan dalam artikel ini barangkali akan membangkitkan keberanian untuk melakukannya. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan Brigjen Pol M Iswandi Hari mengajak masyarakat yang menjadi pencandu narkoba tidak menunggu ditangkap untuk mengikuti program rehabilitasi. &#8220;Pecandu narkoba terutama yang tergolong korban segera mengajukan permohonan rehabilitasi, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/stop-pakai-narkoba-jangan-tunggu-ditangkap/">Stop Pakai Narkoba? Jangan Tunggu Ditangkap!</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Berhenti menyalahgunakan narkoba memang berat. Namun himbauan yang disampaikan dalam artikel ini barangkali akan membangkitkan keberanian untuk melakukannya.</p>
<p>Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan Brigjen Pol M Iswandi Hari mengajak masyarakat yang menjadi pencandu narkoba tidak menunggu ditangkap untuk mengikuti program rehabilitasi.</p>
<p>&#8220;Pecandu narkoba terutama yang tergolong korban segera mengajukan permohonan rehabilitasi, jangan menunggu sampai ditangkap petugas baru meminta direhabilitasi,&#8221; kata Iswandi Hari, di Palembang.</p>
<p>Dia menjelaskan, hingga kini belum banyak pecandu narkoba yang dengan kesadaran sendiri meminta direhabilitasi agar terlepas dari ketergantungan barang terlarang itu.</p>
<p>Berdasarkan data, setiap tahun sekitar 100-150 orang per tahun mengajukan permohonan ke BNN Provinsi Sumsel untuk direhabilitasi dari ketergantungan narkoba.</p>
<p>Bagi masyarakat yang ingin difasilitasi ke pusat rehabilitasi penyalahgunaan narkoba tidak perlu ragu dan takut untuk menghubungi petugas BNN setempat.</p>
<p>Pecandu narkoba yang dengan kesadaran sendiri untuk melepaskan diri dari kecanduan dan pengaruh narkoba akan direhabilitasi hingga sembuh dan tidak akan diproses secara hukum.</p>
<p>Begitu pula sebaliknya jika sampai tertangkap tangan mengkonsumsi atau terjaring petugas saat melakukan operasi pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum, katanya.</p>
<p>Menurut dia, pada 2017 ini BNN berupaya melanjutkan program rehabilitasi pecandu narkotika, psikotropika, zak adiktif, dan obat-obatan berbahaya lainnya untuk membantu masyarakat melepaskan diri dari ketergantungan narkoba.</p>
<p>Program rehabilitasi cukup efektif membantu masyarakat melepaskan diri dari pengaruh narkoba, sehingga perlu dilanjutkan agar semakin banyak korban penyalahgunaan barang terlarang itu diselamatkan.</p>
<p>Program rehabilitasi secara besar-besaran mulai dilakukan pada 2015 karena pihaknya mendapat tugas khusus dari BNN pusat untuk melakukan rehabilitasi 2.431 pecandu narkoba dengan menggunakan sejumlah fasilitas yang ada di wilayah provinsi ini, kata Iswandi.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/stop-pakai-narkoba-jangan-tunggu-ditangkap/">Stop Pakai Narkoba? Jangan Tunggu Ditangkap!</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/stop-pakai-narkoba-jangan-tunggu-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Ini Ajak Berhenti Pakai Narkoba Dari Dalam Kubur</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/pria-ini-ajak-berhenti-pakai-narkoba-dari-dalam-kubur/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/pria-ini-ajak-berhenti-pakai-narkoba-dari-dalam-kubur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Mar 2017 10:46:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=584</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Ajakan untuk berhenti menyalahgunakan narkoba dapat dilakukan dengan berbagai cara yang unik. Adalah John Edwards, pria berkebangsaan Irlandia yang menggagas ide untuk memberi kisah seputar narkoba dari dalam kubur. Ia mencium istrinya, mengucapkan salam perpisahan, sebelum dikubur hidup-hidup di bawah sebuah ruas jalan di luar sebuah gereja di Belfast, Irlandia Utara. Keluarga dan teman-teman [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/pria-ini-ajak-berhenti-pakai-narkoba-dari-dalam-kubur/">Pria Ini Ajak Berhenti Pakai Narkoba Dari Dalam Kubur</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Ajakan untuk berhenti menyalahgunakan narkoba dapat dilakukan dengan berbagai cara yang unik.<br />
Adalah John Edwards, pria berkebangsaan Irlandia yang menggagas ide untuk memberi kisah seputar narkoba dari dalam kubur. Ia mencium istrinya, mengucapkan salam perpisahan, sebelum dikubur hidup-hidup di bawah sebuah ruas jalan di luar sebuah gereja di Belfast, Irlandia Utara.</p>
<p>Keluarga dan teman-teman dekat John Edwards berkumpul dan menaburkan tanah ke atas peti mati yang ditempati pensiunan tersebut.</p>
<p>Apa alasan John Edwards rela dikubur hidup-hidup seperti ini?</p>
<p>Ternyata John hanya &#8220;tinggal&#8221; di bawah tanah selama tiga hari.</p>
<p>Dan selama tiga hari itu, John dibekali jaringan internet dan tetap bisa berkomunikasi dengan keluarganya.</p>
<p>Aksi ini dilakukan John ternyata untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap mereka yang mengalami kecanduan dan depresi.</p>
<p>John, yang adalah mantan pecandu narkoba itu, mendirikan yayasan amal Walking Free yang membantu mereka yang berniat bunuh diri atau kecanduan.</p>
<p>Dari dalam &#8220;makamnya&#8221; itu, John akan menyiarkan &#8220;live streaming&#8221; untuk memberikan nasihat dan bimbingan kepada para pecandu.</p>
<p>&#8220;Saya mantan pecandu narkoba dan sudah 25 tahun sya sudah bersih dan tak menggunakan obat-obatan terlarang,&#8221; kata John, Rabu (1/3/2017).</p>
<p>Selama tiga hari tinggal di dalam peti jenazah, John akan menyiarkan serangkaian kisah untuk menumbuhkan harapan bagi mereka yang berjuang melawan kecanduan dan depresi.</p>
<p>&#8220;Saya tahu ini adalah sebuah langkah radikal tetapi orang-orang yang menghubungi saya adalah mereka yang sudah tak berniat hidup atau mereka yang mengenal seseorang yang semacam itu,&#8221; ujar John kepada Belfast Live.</p>
<p>&#8220;Rencana saya adalah berbicara kepada mereka dari dalam makam sebelum mereka memutuskan untuk mati dan memberi mereka harapan,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Sepetak tanah di dekat Gereja Willoshield, di sisi timur Belfast, disiapkan untuk aksi unik tersebut.</p>
<p>Peti jenazah yang digunakan dibuat khusus, sehingga John tak hanya berbaring tetapi juga bisa duduk di dalamnya.</p>
<p>Selain itu, disiapkan juga lampu dan jaringan internet agar John bisa tetap berkomunikasi dengan dunia luar.</p>
<p>Semua kegiatan John selama tiga hari di dalam peti itu akan disiarkan lewat situs Walking Free dan Facebook.</p>
<p>Selama di dalam peti, John akan menerima email, ngobrol lewat Skype, mengirim pesan singkat untuk banyak orang di seluruh dunia.</p>
<p>Orang-orang ini kemudian akan berbagi kisah inspiratif mereka yang akan disiarkan John dari bawah tanah.</p>
<p>&#8220;Orang-orang akan berkomunikasi dengan saya bagaimana pengalaman mereka mengatasi trauma, keinginan bunuh diri, mengendalikan anak-anak atau anggota keluarga yang kecanduan zat tertentu atau perilaku,&#8221; papar John.</p>
<p>Sumber: Kompas.com</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/pria-ini-ajak-berhenti-pakai-narkoba-dari-dalam-kubur/">Pria Ini Ajak Berhenti Pakai Narkoba Dari Dalam Kubur</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/pria-ini-ajak-berhenti-pakai-narkoba-dari-dalam-kubur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Ancaman Gorila, PW MUSLIMAT NU Bali Gelar Seminar Anti Narkoba</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/hadapi-ancaman-gorila-pw-muslimat-nu-bali-gelar-seminar-anti-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/hadapi-ancaman-gorila-pw-muslimat-nu-bali-gelar-seminar-anti-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2017 10:30:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Maraknya peredaran gelap narkoba di Bali disertai munculnya zat jenis baru yaitu Gorila merupakan masalah serius yang harus segera ditangani. Bila dibiarkan, maka keberadaan pulau dewata sebagai salah satu obyek pariwisata terkemuka di Indonesia akan digunakan pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk semakin menyebarluaskan obat-obatan terlarang. Hal tersebut disampaikan Ibu Hj. Dra. Ani Hani&#8217;ah, MM, Ketua [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/hadapi-ancaman-gorila-pw-muslimat-nu-bali-gelar-seminar-anti-narkoba/">Hadapi Ancaman Gorila, PW MUSLIMAT NU Bali Gelar Seminar Anti Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Maraknya peredaran gelap narkoba di Bali disertai munculnya zat jenis baru yaitu Gorila merupakan masalah serius yang harus segera ditangani. Bila dibiarkan, maka keberadaan pulau dewata sebagai salah satu obyek pariwisata terkemuka di Indonesia akan digunakan pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk semakin menyebarluaskan obat-obatan terlarang.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Ibu Hj. Dra. Ani Hani&#8217;ah, MM, Ketua PW NU Bali saat membuka seminar bertajuk Membangun Bali Bebas Narkoba pada Minggu (12/2).</p>
<p>Gorila sendiri merupakan zat AB-CHMINACA yang akhir-akhir ini disalahgunakan sebagai obat penenang. Zat itu berjenis Synthetic Cannabinoid. Peredaran Gorila berawal dari Jakarta, dan kini sudah mulai memasuki Bali.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Dr. Aisah Dahlan selaku narasumber memberi penjelasan mengenai efek jahat dari Gorila. &#8220;Pemakainya akan merasa seperti ditimpa Gorila, lalu dia akan dikuasai efek halusinogen.&#8221;</p>
<p>Lebih lanjut, Gorila akan menyebabkan penggunanya malas, lemot, dan tak bergairah melakukan apapun.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-581 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/02/IMG-20170213-WA0062-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/02/IMG-20170213-WA0062-300x225.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/02/IMG-20170213-WA0062-768x576.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/02/IMG-20170213-WA0062-1024x768.jpg 1024w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/02/IMG-20170213-WA0062.jpg 1032w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&#8220;Harapan saya, acara ini dapat mengingatkan kembali kepada Masyarakat Bali tentang bagaimana mengenali ciri-ciri dari pengguna Narkoba. Agar Masyarakat dapat menjaga Bali, terutama Keluarga agar selamat dari Narkoba,&#8221; tutup Dr. Aisah.</p>
<p>Acara yang diselenggarakan di STIKOM Denpasar ini terlaksana berkat dukungan PW MUSLIMAT NU Bali.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/hadapi-ancaman-gorila-pw-muslimat-nu-bali-gelar-seminar-anti-narkoba/">Hadapi Ancaman Gorila, PW MUSLIMAT NU Bali Gelar Seminar Anti Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/hadapi-ancaman-gorila-pw-muslimat-nu-bali-gelar-seminar-anti-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Memberi Pertolongan Pada Pecandu Alkohol</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2017 05:01:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Mengkonsumsi alkohol adalah salah satu aktivitas yang lekat dengan pengguna narkoba. Nah, berikut artikel mengenai cara-cara memberi pertolongan pertama bagi mereka yang terkena pengaruh alkohol. Etanol adalah bahan aktif bersifat racun yang terkandung dalam semua minuman beralkohol. Etanol dapat memperlemah dan menekan aktifitas sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) yang berfungsi mengontrol [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/">Tips Memberi Pertolongan Pada Pecandu Alkohol</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Mengkonsumsi alkohol adalah salah satu aktivitas yang lekat dengan pengguna narkoba. Nah, berikut artikel mengenai cara-cara memberi pertolongan pertama bagi mereka yang terkena pengaruh alkohol.</p>
<p>Etanol adalah bahan aktif bersifat racun yang terkandung dalam semua minuman beralkohol. Etanol dapat memperlemah dan menekan aktifitas sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) yang berfungsi mengontrol kemampuan psikomotorik seperti koordinasi dan reaksi gerak tubuh.</p>
<p>Reaksi lain adalah mengganggu aktifitas anggota tubuh seperti berbicara, mengurangi pendengaran dan pergerakan mata. Alkohol juga dapat mengurangi tingkat kesadaran perilaku dan kontrol diri.</p>
<p>Mengkonsumsi alkohol akan menimbulkan perasaan senang yang semu. Alkohol dapat bereaksi seperti perangsang tubuh atau stimulan, tetapi sebenarnya alkohol adalah penyebab depresi (depressant).</p>
<p>Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul &#8216;First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat&#8217;, gejala overdosis alkohol berupa koordinasi berkurang, bicara meracau, pernapasan tak normal, cenderung tidak sadar, mata memerah dan ada kemungkinan koma.</p>
<p>Jika menemui gejala-gejala tersebut, segera lakukan hal-hal sebagai berikut:</p>
<p>1. Jika korban tertidur dengan denyut nadi dan pernapasan yang normal, bangunkan dengan cara mengguncang-guncangkan tubuh atau memanggilnya. Untuk kasus seperti ini, korban tidak membutuhkan penanganan darurat.</p>
<p>2. Letakkan korban di tempat yang aman agar tidak melukai diri sendiri sambil terus dipantau keadaannya.</p>
<p>3. Apabila korban tidak sadarkan diri atau tidak dapat dibangunkan dan pernapasnnya terlihat tidak normal atau korban dalam keadaan koma, jaga agar jalur pernapasannya tetap lancar.</p>
<p>4. Segera bawa korban ke rumah sakit.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/">Tips Memberi Pertolongan Pada Pecandu Alkohol</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mabuk-Mabukan Sebabkan Otak Jadi Abnormal</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2017 07:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=572</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Kebiasaan mabuk-mabukan saat remaja memiliki risiko fatal di masa depan. Studi terbaru membuktikan remaja yang doyan mabuk memiliki perkembangan otak yang abnormal. Noora Heikkinen, peneliti dari University of Eastern Finland, Finlandia, melakukan penelitian kepada 62 dewasa muda pada tahun 2013 dan 2015. Peneliti menanyakan kebiasaan konsumsi alkohol per minggu dan melakukan tes untuk melihat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/">Mabuk-Mabukan Sebabkan Otak Jadi Abnormal</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Kebiasaan mabuk-mabukan saat remaja memiliki risiko fatal di masa depan. Studi terbaru membuktikan remaja yang doyan mabuk memiliki perkembangan otak yang abnormal.</p>
<p>Noora Heikkinen, peneliti dari University of Eastern Finland, Finlandia, melakukan penelitian kepada 62 dewasa muda pada tahun 2013 dan 2015. Peneliti menanyakan kebiasaan konsumsi alkohol per minggu dan melakukan tes untuk melihat perkembangan otaknya dari remaja.</p>
<p>Hasil penelitian menyebut 35 orang merupakan peminum berat dengan frekuensi konsumsi alkohol 4 kali atau lebih dalam seminggu. 27 lainnya juga mengonsumsi alkohol namun dalam jumlah yang lebih sedikit.</p>
<p>Di sisi lain, hasil pemindaian otak memperlihatkan bahwa kelompok peminum berat memiliki jumlah partikel abu-abu di otak lebih sedikit daripada yang peminum ringan. Perbedaan paling jelas tampak pada bagian bilateral anterior cingulate cortex, orbitofrontal kanan, frontopolar cortex, dan insular cortex bagian kanan.</p>
<p>&#8220;Konsumsi alkohol dan ketergantungan zat adiktif dapat menyebabkan diasingkan secara sosial, masalah kesehatan jiwa dan pendidikan yang rendah. Masalah pendidikan dan kesehatan jiwa ini secara tidak langsung terjadi akibat perubahan struktur otak yang terjadi akibat konsumsi alkohol,&#8221; tutur Heikkinen, dikutip dari Reuters.</p>
<p>Partikel abu-abu merupakan bagian penting otak, di mana partikel abu-abu merupakan tempat penyimpanan banyak neuron yang berhubungan dengan memori, emosi, pengambilan keputusan dan kontrol diri. Jika jumlah partikel abu-abu sedikit, maka orang akan lebih sulit mengatur dan mengendalikan ha-hal tersebut.</p>
<p>Samantha Brooks dari University of Cape Town, Afrika Selatan, mengatakan minum alkohol tidak hanya merusak perkembangan otak remaja. Minum alkohol juga membuat remaja lebih rentan merokok, melakukan hubungan seks berisiko dan putus sekolah.</p>
<p>&#8220;Orang tua dan guru harus lebih waspada pada jam-jam di mana remaja rentan minum alkohol, seperti saat ia memiliki masalah dengan pelajaran atau di rumah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/">Mabuk-Mabukan Sebabkan Otak Jadi Abnormal</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga JAKSEL Manfaatkan Qlue Untuk Lapor Penyalahgunaan Narkoba</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2016 05:58:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bijak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) diketahui meningkat hingga 14% pada 2015 dibandingkan dengan 2014. Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan bekerja lebih keras untuk menekan kenaikan tersebut. Polres Jaksel pun kemudian meresmikan Program Lapor Berantas Narkoba dan memperkenalkan Qlue sebagai aplikasi resmi yang digunakan untuk menyukseskan program ini. Keberadaan Qlue dalam Program Lapor Berantas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/">Warga JAKSEL Manfaatkan Qlue Untuk Lapor Penyalahgunaan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) diketahui meningkat hingga 14% pada 2015 dibandingkan dengan 2014. Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan bekerja lebih keras untuk menekan kenaikan tersebut.</p>
<p>Polres Jaksel pun kemudian meresmikan Program Lapor Berantas Narkoba dan memperkenalkan Qlue sebagai aplikasi resmi yang digunakan untuk menyukseskan program ini.</p>
<p>Keberadaan Qlue dalam Program Lapor Berantas Narkoba ini adalah sebagai penyedia sistem laporan warga terkait indikasi peredaran narkoba yang akan langsung diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas satgas narkoba Jaksel.</p>
<p>Qlue sendiri adalah media sosial untuk platform yang dapat meningkatkan pelayanan publik di sebuah kota di seluruh Indonesia. Qlue memiliki misi global menghubungkan informasi antara pemerintah kota atau pemangku kebijakan, tak terkecuali dari pihak kepolisian dengan warganya selaku pengguna aplikasi Qlue.</p>
<p>&#8220;Kami membutuhkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan Program Lapor Berantas Narkoba ini. Harapannya, masyarakat selalu aktif melaporkan kasus-kasus indikasi peredaran narkoba di lingkungannya melalui aplikasi Qlue,&#8221; kata Kombes Pol Iwan Kurniawan, Kapolres Jaksel.</p>
<p>Menurutnya, masyarakat sekarang tidak perlu lagi khawatir untuk melapor pelanggaran narkoba di lingkungannya karena identitas pelapor dirahasiakan dan dilindungi. Dengan partisipasi yang baik dari masyarakat Iwan yakin pemberantasan narkoba di wilayah Jaksel akan sukses.</p>
<p>Sementara itu Vivick Tjangkung, Kasat Narkoba Polres Jaksel mengatakan, menggunakan Qlue selain lebih aman juga memudahkan kepolisian membuat pelaporan indikasi peredaran narkoba.</p>
<p>&#8220;Warga yang melihat indikasi peredaran narkoba di lingkungannya, khususnya untuk Jaksel bisa melaporkan melalui Qlue dan pilih label narkoba. Petugas dari Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan akan terus memantau laporan warga tersebut dan segera menindaklanjuti,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pada dasarnya, label narkoba pada aplikasi Qlue sudah ada sebelumnya namun dengan adanya Program Lapor Berantas Narkoba Polres Jaksel ini, laporan warga mengenai kasus narkoba menjadi sepenuhnya terintegrasi dengan pihak berwenang di wilayah Jaksel.</p>
<p>&#8220;Qlue mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, untuk menjadi solusi teknologi dalam program Lapor Berantas Narkoba Polres Jaksel. Qlue memang memiliki concern tersendiri terhadap kualitas hidup generasi muda dan tidak henti menghimbau masyarakat untuk berani berubah,&#8221; kata Elita Yunanda, Marketing Manager Qlue.</p>
<p>Dia berharap, dengan partisipasi warga, komitmen kuat pemerintah serta keberadaan Qlue sebagai teknologi yang membawa solusi, ke depannya bisa berkontribusi membuat Indonesia bebas narkoba.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/">Warga JAKSEL Manfaatkan Qlue Untuk Lapor Penyalahgunaan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dr. Aisah Dahlan: Saling Mengerti Kunci Kerukunan Rumah Tangga</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2016 08:42:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=567</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengenal serta memahami watak diri sendiri dan pasangan adalah hal yang sangat penting dalam usaha membina rumah tangga bahagia. Hal itu dimaksudkan agar suami dan istri dapat saling lebih menyayangi, mesra dan kompak bukan hanya saat menjalani tugas negara namun juga dalam berkeluarga. Hal tersebut disampaikan Dr. Aisah Dahlan dalam sesi training kalangan PC Bayangkari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/">Dr. Aisah Dahlan: Saling Mengerti Kunci Kerukunan Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mengenal serta memahami watak diri sendiri dan pasangan adalah hal yang sangat penting dalam usaha membina rumah tangga bahagia. Hal itu<br />
dimaksudkan agar suami dan istri dapat saling lebih menyayangi, mesra dan kompak bukan hanya saat menjalani tugas negara namun juga dalam berkeluarga.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Dr. Aisah Dahlan dalam sesi training kalangan PC Bayangkari Jombang yang dihadiri pula oleh para petinggi POLRES<br />
Jombang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-670 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-300x225.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-768x576.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-1024x768.jpg 1024w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3.jpg 1040w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Acara ini dibuka oleh bapak kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto SIK, MH d. &#8220;Pelatihan ini mendapat respon positif dari peserta, terutama kami para suami. Materi yang diberikan Dr. Aisah Dahlan menambah skill kami selaku individu, sehingga tak hanya cakap dalam<br />
bekerja namun mampu hangat dalam berumah tangga,&#8221; ujar beliau seusai acara.</p>
<p>Dalam training tersebut, Dr. Aisah menjelaskan macam-macam karakter manusia, berikut perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Dengan<br />
demikian, peserta dapat mengenal, memahami, dan menerima perbedaan-perbedaan di antara mereka, kemudian saling mengisi kelebihan serta kekurangan masing-masing. Dengan demikian, kehidupan berumah tangga akan terbina dengan baik karena masing-masing individu memahami hak dan kewajibannya masing-masing.</p>
<div></div>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/">Dr. Aisah Dahlan: Saling Mengerti Kunci Kerukunan Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
