” Kedamaian perasaan sangat menentukan kedamaian kehidupan”, begitulah kata-kata hikmah yang diucapkan sahabat kami ketika melihat kami yang tampak tergesa-gesa dan bosan ketika belajar desain kepadanya. Apa sebenarnya hubungan desain dengan perasaan? tanya kami kepada dia.
Sambil tersenyum, beliau menerangkan dengan ritme yang sangat bijak. ” Adakalanya kita harus belajar dari anak-anak yang sedang bermain hujan dengan riang tanpa harus memikirkan bahaya sakit karena mandi hujan, mereka begitu senang, gembira dan menikmati sekali suas.ana ketika itu” ujarnya. Kami pun memotong penjelasannya ” Tentu saja, karena anak-anak itu senang dan gembira” potong kami.
“Yup, itulah inti dari setiap aktivitas kehidupan. Tidak terkecuali untuk belajar desain” ujar beliau. Beliau menegaskan bahwa rasa Senang , gembira, semangat adalah kunci utama kita memulai dan disaat mengerjakan sesuatu. Hingga pada hasilnya pun, kita wajib untuk gembira sebagai wujud apresiasi terhadap yang kita hasilkan.
Kami pun mulai memahaminya, dengan melihat ada “benang merah” atau hubungan yang erat antara diri kita , perasaan atau rasa dengan apa yang kita kerjakan.
Sederhananya , Beliau melanjutkan apa hubungan antara perasaan, diri dan apa yang kita lakukan dengan lebih detail. Kami diminta untuk membuat desain yang kami tidak tahu ditujukan untuk siapa dan satu lagi kami diminta membuat desain untuk orang-orang yang kami cintai. Walhasil, ajaib ketika melihat hasil dari keduanya desain tersebut.
Ternyata di desain yang pertama , pada proses dan hasil mengerjakannya tidak begitu mendapatkan perasaan yang bagus. kami hanya merasa datar alias ” flat”. dan ketika disimak dan cermati hasilnya pun memang bisa dikatagorikan sebagai hasil yang hanya memenuhi standar gugur tanggung jawab saja karena dimintakan membuatnya.
Sebaliknya , untuk desain yang kedua, yaitu desain yang ditujukan untuk orang-orang yang kami cintai, mendapatkan rasa yang begitu damai, bagus, dan semangat. Terlebih malah mendapatkan tingkat kepuasan yang tinggi. Hasilnya pun memang terlihat lebih banyak secara kuantitas , juga kualitas yang lebih bagus.
Ternyata memang benar penjelasannya beliau tentang pentingnya peran rasa dan perasaan dalam diri dan kehidupan kita. Orang yang setiap hari dipenuhi dengan perasaan negatif, maka apa yang terjadi pada dirinya pun lebih cenderung banyak ke hal dan hasil yang negatif juga. Demikian juga sebaliknya dengan perasaan positif.
Terbukti memang ketika kami coba pelajari berbagai perangai, sikap dan mental dari para orang-orang sukses. Mereka memiliki mental yang berasal dari pengelolan perasaan mereka yang baik.Mereka memiliki kecenderungan untuk hanya menyikapi hal-hal yang positif pada hidup. meskipun memang disadari adanya berbagai perasaan negatif yang terasa pada diri, mereka bisa mengelola secara bijak dan malah dijadikan energi untuk membangkitkan semangat dirinya.
( AR/ berbagai sumber)
Recent Comments