<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>artikel Archives &#8226; Sahabat Rekan Sebaya</title>
	<atom:link href="https://www.sahabatrekansebaya.com/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/category/artikel/</link>
	<description>Care, Concern &#38; Responsibility</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Apr 2017 02:40:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.4</generator>
	<item>
		<title>Waspada Metamorfosis Narkoba!</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2017 02:40:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IPWL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=679</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Peredaran narkoba kini semakin marak, macamnya pun beraneka-ragam. Berbagai jenis baru bermunculan, dan metamorfosis obat-obatan terlarang ini patut kita waspadai. Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa yang meminta masyarakat waspada terhadap metamorfosis narkoba. Menurutnya, kartel narkoba memiliki beragam modus dalam mengedarkan narkoba dan terus berinovasi guna mengelabui aparat keamanan. Hal tersebut disampaikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/">Waspada Metamorfosis Narkoba!</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Peredaran narkoba kini semakin marak, macamnya pun beraneka-ragam. Berbagai jenis baru bermunculan, dan metamorfosis obat-obatan terlarang ini patut kita waspadai.</p>
<p>Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa yang meminta masyarakat waspada terhadap metamorfosis narkoba. Menurutnya, kartel narkoba memiliki beragam modus dalam mengedarkan narkoba dan terus berinovasi guna mengelabui aparat keamanan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Khofifah saat meresmikan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Teratai Khatulistiwa di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (19/3/2017).</p>
<p>&#8220;Mereka mencari cara bagaimana memasarkan narkoba itu, supaya narkoba itu tidak tampak. Kalau dulu berbentuk pil, bubuk heroin, atau lintingan ganja sekarang menjelma menjadi aneka rupa,&#8221; katanya.</p>
<p>Mensos Khofifah mengemukakan,  sasaran peredaran narkoba pun tidak lagi menyasar remaja dan orang dewasa, namun hingga anak kecil usia dini. Caranya dengan mengemas narkoba atau mencampurkan narkoba dalam makanan yang digemari anak-anak kecil.</p>
<p>Dicontohkan Khofifah, belum lama ini beredar permen dot di Surabaya yang disinyalir mengandung narkoba. Sebelumnya juga beredar kue kering bercampur ganja di Bandung dan Jakarta.</p>
<p>Mensos Khofifah menjelaskan, dengan mencampurkan &#8211; narkotika ke dalam makanan, maka akan sulit terdeteksi secara kasat mata. Polisi pun perlu melakukan uji klinis laboratorium baru bisa memutuskan apakah makanan tersebut mengandung narkoba atau tidak.</p>
<p>&#8220;Pengedar narkoba semakin pintar mengemas barang dagangannya. Penyusupan narkoba ke dalam makanan dan jajanan anak merupakan salah satu bentuk metamorfosis narkoba saat ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu, Mensos Khofifah mengimbau kepada orangtua agar senantiasa mengingatkan anak-anaknya yang masih duduk di bangku TK dan SD untuk tidak jajan sembarangan. Orangtua, kata dia, harus lebih peduli dan tidak cuek terhadap fenomena metamorfosis narkoba ini.</p>
<p>Realitas ini, lanjut Khofifah, harus menjadi perhatian seluruh pihak. Terlebih Kalimantan Barat adalah merupakan wilayah yang berbatasan dengan Malaysia sehingga sangat rawan penyelundupan narkoba. Kejahatan ini melibatkan jaringan perdagangan narkotika lintas negara.</p>
<p>&#8220;Narkoba tidak melulu lewat jalur-jalur utama perbatasan, tapi juga jalan tikus atau jalan darat yang sulit di deteksi keberadaanya, yang tersebar di sepanjang perbatasan antara Indonesia dan Malaysia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lagi-lagi, tambah Khofifah, anak-anak lah yang menjadi sasaran. Bukan cuma sebagai pengguna namun juga ikut mengedarkan narkoba tersebut.<br />
Dikatakan Khofifah, dipilihnya anak-anak sebagai pengedar narkoba bukan tanpa alasan. Sindikat narkoba, telah mempelajari secara detil hukuman maksimal bagi pengedar anak &#8211; anak di Indonesia, dimana hukuman yang dikenakan hanya setengah dari orang dewasa.</p>
<p>Celah hukum inilah yang dimanfaatkan para sindikat narkoba untuk melancarkan aksi mereka. Selain itu, penggunaan anak-anak meminimalisir kecurigaan aparat kepolisian.</p>
<p>Maka dari itu, lanjutnya, butuh kerjasama seluruh pihak dalam menghadapi kondisi Indonesia yang tengah darurat narkoba ini. Peran keluarga sangat dibutuhkan karena merupakan benteng pertama pencegahan bahaya narkoba.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Marjuki mengatakan dari jumlah usia produktif di Kalimantan Barat sebesar 3.599.100 orang, diperkirakan sebanyak 61.185 orang dengan prevalensi 1,7 persen menyalahgunakan narkoba.</p>
<p>&#8220;Ibarat fenomena gunung es, angkanya bisa jauh melebihi prevalensi tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Diterangkan, IPWL Teratai Khatulistiwa yang diresmikan Kementerian Sosial ini nantinya akan memberi pelayanan rehabilitasi sosial kepada pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba. Sejumlah metode rehabilitasi disiapkan antara lain, _Therapeutic Community_ , metode religius, terapi alternatif, dan bimbingan tradisional.</p>
<p>&#8220;Daya tampung IPWL disini mencapai 100 orang klien untuk rawat inap,&#8221;jelas Khofifah.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/">Waspada Metamorfosis Narkoba!</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/waspada-metamorfosis-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sahabat Rekan Sebaya Sebagai Perwakilan Indonesia Untuk &#8220;Graduasi Pengasih 2017&#8221;</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2017 14:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, Malaysia 15 April 2017 hari digelarnya acara &#8220;Graduasi&#8221; atau penyerahan penghargaan untuk para mantan pecandu narkoba yang telah berhasil pulih dari ketergantungannya pada narkoba, acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Pengasih Malaysia yaitu salah satu tempat rehabilitasi Narkoba di Malaysia ini rutin dilaksanakan biasanya 4 &#8211; 5 tahun sekali. Sebelum acara penganugerahan ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/">Sahabat Rekan Sebaya Sebagai Perwakilan Indonesia Untuk &#8220;Graduasi Pengasih 2017&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kuala Lumpur, Malaysia 15 April 2017 hari digelarnya acara &#8220;Graduasi&#8221; atau penyerahan penghargaan untuk para mantan pecandu narkoba yang telah berhasil pulih dari ketergantungannya pada narkoba, acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Rumah Pengasih Malaysia yaitu salah satu tempat rehabilitasi Narkoba di Malaysia ini rutin dilaksanakan biasanya 4 &#8211; 5 tahun sekali.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-650 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42-300x225.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42-768x576.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/42.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sebelum acara penganugerahan ini dilaksanakan, bagi para calon penerima penghargaan yang terpilih sebelumnya telah melalui test, wawancara dan seleksi yang sangat ketat. Calon penerima penghargaan dari Indonesia telah terseleksi dari kurang lebih 30 orang yang terpilih untuk di test dan wawancara, hanya 4 orang yang dapat lolos untuk dapat mewakili para mantan pecandu narkoba Indonesia. Mereka adalah Delima Asrianti (satu-satunya Graduan perempuan dari Indonesia) yang berprofesi sebagai Konselor Perempuan di Yayasan Sahabat Rekan Sebaya, Berry Andri Alghazali yang berprofesi sebagai Pembina di Unit Narkoba RSB. Sespimma Polri, Hentry Naldi yang berprofesi sebagai Petugas Pendamping Pemulihan Narkoba pada Rehabilitasi Slank dan Gilang Rahmad Batega yang berprofesi sebagai Pengusaha Muda.</p>
<p style="text-align: center;">   <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-646" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38-300x169.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38-768x432.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/38.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Para penerima penghargaan dengan total keseluruhan peserta 60-70 orang ini adalah warga negara Malaysia, Singapura dan Indonesia,dimana mereka adalah para mantan pengguna dan pecandu penyalahgunaan Narkoba yang terus mempertahankan pemulihannya. oleh karenanya sebagai bentuk penghargaan atas usahanya untuk tetap bebas dari ketergantungan narkoba, Yayasan Rumah Pengasih Malaysia memberikan  Anugerah Penghargaan Pemulihan berupa Piagam Penghargaan Bukti Pemulihan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-634 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1-300x169.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1-768x432.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/22-1.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Penyerahan Piagam Penghargaan Bukti Pemulihan ini diserahkan oleh Wakil Mentri Dalam Negeri Malaysia, Datok Jazlan Mohamed dan Presiden Yayasan Rumah Pengasih Malaysia, H. Datok Mohd. Yunus Pathi. Turut serta mendampingi Perwakilan dari Indonesia adalah Pembina Yayasan Sahabat Rekan Sebaya yaitu Ibu dr. Aisha Dahlan, Ibu Melanie Hermanto dan dr. Priyanto Sismadi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-653 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45-300x169.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45-768x432.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2017/04/45.jpg 799w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tujuan dari pemberian Piagam Pemulihan tersebut adalah untuk dapat terus memotivasi para mantan Pecandu Narkoba dalam menjaga Pemulihannya serta dapat bermanfaat untuk Masyarakat.  Acara ini berlangsung dengan sangat khidmat dan penuh suka cita.</p>
<p>Keep Going Brother and Sister!</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/">Sahabat Rekan Sebaya Sebagai Perwakilan Indonesia Untuk &#8220;Graduasi Pengasih 2017&#8221;</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/sahabat-rekan-sebaya-sebagai-perwakilan-indonesia-untuk-graduasi-pengasih-2017/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara-Gara Overdosis, Jenny Cortez Tobat Pakai Narkoba</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Apr 2017 03:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[gerenerasi bebas dari narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[say no to drug]]></category>
		<category><![CDATA[say no to drugs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=599</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, OD alias overdosis adalah suatu kondisi yang sangat ditakuti pengguna narkoba. Dalam keadaan seperti itu, tak jarang mereka hilang kesadaran bahkan langsung meninggal. Nah, bagi yang belum berhenti mengkonsumsi narkoba, atau belum sampai terjerumus menggunakannya, silakan simak pengalaman yang admin tuliskan dalam artikel ini. Baru-baru ini, aktris sekaligus model Jenny Cortez mengaku pernah hampir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/">Gara-Gara Overdosis, Jenny Cortez Tobat Pakai Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>OD alias overdosis adalah suatu kondisi yang sangat ditakuti pengguna narkoba. Dalam keadaan seperti itu, tak jarang mereka hilang kesadaran bahkan langsung meninggal.</p>
<p>Nah, bagi yang belum berhenti mengkonsumsi narkoba, atau belum sampai terjerumus menggunakannya, silakan simak pengalaman yang admin tuliskan dalam artikel ini.</p>
<p>Baru-baru ini, aktris sekaligus model Jenny Cortez mengaku pernah hampir meninggal saat dirinya overdosis (OD) usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.</p>
<p>Kejadian tersebut, papar Jenny, persis pada 2012 silam, saat dirinya diberi minuman yang mengandung enam jenis kandungan narkoba oleh sahabatnya di sebuah tempat hiburan malam.</p>
<p>&#8220;Saya pernah OD sampai dua kali. Yang terakhir persis tahun 2012 lalu, disitu saya hampir meninggal karena sampai blenk,&#8221; ujar Jenny Cortez saat acara Coffee Morning bersama Ketua DPR-RI dan BNN di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2017).</p>
<p>Saat tiga gelas minuman ini merasuk ke tubuhnya, Jenny pun tak sadarkan diri.<br />
&#8220;Saya dikasih minuman namanya &#8216;Coffee Happy&#8217;, saya minum tiga gelas langsung jatuh dan engga sadarkan diri,&#8221; lanjut Jenny.</p>
<p>Usai menenggak minuman tersebut, presenter acara petualangan ini pun sempat menghalusinasi yang sangat luas. Bahkan ia mengaku sempat melihat cahaya yang amat terang.</p>
<p>&#8220;Habis minum itu aku ngeliat orangtuaku, temen-temen wartawan infotainment dan sinar yang terang sekali,&#8221; papar Jenny Cortez.</p>
<p>Saat itulah, Jenny merasa nyawanya seperti diambil., hingga ia pun berjanji akan bertobat menjauhi barang haram ini jika Tuhan masih memberinya kesempatan.<br />
&#8220;Disitu rasanya kaya mau diambil nyawa saya. Tapi saya bilang sama Tuhan kalau saya dikasih kesempatan saya akan berhenti. Disitu titik balik saya berhenti konsumsi narkoba,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Meski saat ini wanita 29 tahun ini berhenti konsumsi narkoba, ia masih harus tetap menjalani terapi akibat efek narkoba tersebut.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini saya masih menjalani terapi ke dokter akibat efek narkoba,&#8221; pukas Jenny Cortez.</p>
<p>Yuk, say no to drugs dan tetap hidup sehat!</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/">Gara-Gara Overdosis, Jenny Cortez Tobat Pakai Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/gara-gara-overdosis-jenny-cortez-tobat-pakai-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Memberi Pertolongan Pada Pecandu Alkohol</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2017 05:01:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Mengkonsumsi alkohol adalah salah satu aktivitas yang lekat dengan pengguna narkoba. Nah, berikut artikel mengenai cara-cara memberi pertolongan pertama bagi mereka yang terkena pengaruh alkohol. Etanol adalah bahan aktif bersifat racun yang terkandung dalam semua minuman beralkohol. Etanol dapat memperlemah dan menekan aktifitas sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) yang berfungsi mengontrol [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/">Tips Memberi Pertolongan Pada Pecandu Alkohol</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Mengkonsumsi alkohol adalah salah satu aktivitas yang lekat dengan pengguna narkoba. Nah, berikut artikel mengenai cara-cara memberi pertolongan pertama bagi mereka yang terkena pengaruh alkohol.</p>
<p>Etanol adalah bahan aktif bersifat racun yang terkandung dalam semua minuman beralkohol. Etanol dapat memperlemah dan menekan aktifitas sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) yang berfungsi mengontrol kemampuan psikomotorik seperti koordinasi dan reaksi gerak tubuh.</p>
<p>Reaksi lain adalah mengganggu aktifitas anggota tubuh seperti berbicara, mengurangi pendengaran dan pergerakan mata. Alkohol juga dapat mengurangi tingkat kesadaran perilaku dan kontrol diri.</p>
<p>Mengkonsumsi alkohol akan menimbulkan perasaan senang yang semu. Alkohol dapat bereaksi seperti perangsang tubuh atau stimulan, tetapi sebenarnya alkohol adalah penyebab depresi (depressant).</p>
<p>Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul &#8216;First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat&#8217;, gejala overdosis alkohol berupa koordinasi berkurang, bicara meracau, pernapasan tak normal, cenderung tidak sadar, mata memerah dan ada kemungkinan koma.</p>
<p>Jika menemui gejala-gejala tersebut, segera lakukan hal-hal sebagai berikut:</p>
<p>1. Jika korban tertidur dengan denyut nadi dan pernapasan yang normal, bangunkan dengan cara mengguncang-guncangkan tubuh atau memanggilnya. Untuk kasus seperti ini, korban tidak membutuhkan penanganan darurat.</p>
<p>2. Letakkan korban di tempat yang aman agar tidak melukai diri sendiri sambil terus dipantau keadaannya.</p>
<p>3. Apabila korban tidak sadarkan diri atau tidak dapat dibangunkan dan pernapasnnya terlihat tidak normal atau korban dalam keadaan koma, jaga agar jalur pernapasannya tetap lancar.</p>
<p>4. Segera bawa korban ke rumah sakit.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/">Tips Memberi Pertolongan Pada Pecandu Alkohol</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/tips-memberi-pertolongan-pada-pecandu-alkohol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mabuk-Mabukan Sebabkan Otak Jadi Abnormal</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2017 07:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=572</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Kebiasaan mabuk-mabukan saat remaja memiliki risiko fatal di masa depan. Studi terbaru membuktikan remaja yang doyan mabuk memiliki perkembangan otak yang abnormal. Noora Heikkinen, peneliti dari University of Eastern Finland, Finlandia, melakukan penelitian kepada 62 dewasa muda pada tahun 2013 dan 2015. Peneliti menanyakan kebiasaan konsumsi alkohol per minggu dan melakukan tes untuk melihat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/">Mabuk-Mabukan Sebabkan Otak Jadi Abnormal</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Kebiasaan mabuk-mabukan saat remaja memiliki risiko fatal di masa depan. Studi terbaru membuktikan remaja yang doyan mabuk memiliki perkembangan otak yang abnormal.</p>
<p>Noora Heikkinen, peneliti dari University of Eastern Finland, Finlandia, melakukan penelitian kepada 62 dewasa muda pada tahun 2013 dan 2015. Peneliti menanyakan kebiasaan konsumsi alkohol per minggu dan melakukan tes untuk melihat perkembangan otaknya dari remaja.</p>
<p>Hasil penelitian menyebut 35 orang merupakan peminum berat dengan frekuensi konsumsi alkohol 4 kali atau lebih dalam seminggu. 27 lainnya juga mengonsumsi alkohol namun dalam jumlah yang lebih sedikit.</p>
<p>Di sisi lain, hasil pemindaian otak memperlihatkan bahwa kelompok peminum berat memiliki jumlah partikel abu-abu di otak lebih sedikit daripada yang peminum ringan. Perbedaan paling jelas tampak pada bagian bilateral anterior cingulate cortex, orbitofrontal kanan, frontopolar cortex, dan insular cortex bagian kanan.</p>
<p>&#8220;Konsumsi alkohol dan ketergantungan zat adiktif dapat menyebabkan diasingkan secara sosial, masalah kesehatan jiwa dan pendidikan yang rendah. Masalah pendidikan dan kesehatan jiwa ini secara tidak langsung terjadi akibat perubahan struktur otak yang terjadi akibat konsumsi alkohol,&#8221; tutur Heikkinen, dikutip dari Reuters.</p>
<p>Partikel abu-abu merupakan bagian penting otak, di mana partikel abu-abu merupakan tempat penyimpanan banyak neuron yang berhubungan dengan memori, emosi, pengambilan keputusan dan kontrol diri. Jika jumlah partikel abu-abu sedikit, maka orang akan lebih sulit mengatur dan mengendalikan ha-hal tersebut.</p>
<p>Samantha Brooks dari University of Cape Town, Afrika Selatan, mengatakan minum alkohol tidak hanya merusak perkembangan otak remaja. Minum alkohol juga membuat remaja lebih rentan merokok, melakukan hubungan seks berisiko dan putus sekolah.</p>
<p>&#8220;Orang tua dan guru harus lebih waspada pada jam-jam di mana remaja rentan minum alkohol, seperti saat ia memiliki masalah dengan pelajaran atau di rumah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/">Mabuk-Mabukan Sebabkan Otak Jadi Abnormal</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/mabuk-mabukan-sebabkan-otak-jadi-abnormal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga JAKSEL Manfaatkan Qlue Untuk Lapor Penyalahgunaan Narkoba</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2016 05:58:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info Bijak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) diketahui meningkat hingga 14% pada 2015 dibandingkan dengan 2014. Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan bekerja lebih keras untuk menekan kenaikan tersebut. Polres Jaksel pun kemudian meresmikan Program Lapor Berantas Narkoba dan memperkenalkan Qlue sebagai aplikasi resmi yang digunakan untuk menyukseskan program ini. Keberadaan Qlue dalam Program Lapor Berantas [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/">Warga JAKSEL Manfaatkan Qlue Untuk Lapor Penyalahgunaan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) diketahui meningkat hingga 14% pada 2015 dibandingkan dengan 2014. Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan bekerja lebih keras untuk menekan kenaikan tersebut.</p>
<p>Polres Jaksel pun kemudian meresmikan Program Lapor Berantas Narkoba dan memperkenalkan Qlue sebagai aplikasi resmi yang digunakan untuk menyukseskan program ini.</p>
<p>Keberadaan Qlue dalam Program Lapor Berantas Narkoba ini adalah sebagai penyedia sistem laporan warga terkait indikasi peredaran narkoba yang akan langsung diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas satgas narkoba Jaksel.</p>
<p>Qlue sendiri adalah media sosial untuk platform yang dapat meningkatkan pelayanan publik di sebuah kota di seluruh Indonesia. Qlue memiliki misi global menghubungkan informasi antara pemerintah kota atau pemangku kebijakan, tak terkecuali dari pihak kepolisian dengan warganya selaku pengguna aplikasi Qlue.</p>
<p>&#8220;Kami membutuhkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan Program Lapor Berantas Narkoba ini. Harapannya, masyarakat selalu aktif melaporkan kasus-kasus indikasi peredaran narkoba di lingkungannya melalui aplikasi Qlue,&#8221; kata Kombes Pol Iwan Kurniawan, Kapolres Jaksel.</p>
<p>Menurutnya, masyarakat sekarang tidak perlu lagi khawatir untuk melapor pelanggaran narkoba di lingkungannya karena identitas pelapor dirahasiakan dan dilindungi. Dengan partisipasi yang baik dari masyarakat Iwan yakin pemberantasan narkoba di wilayah Jaksel akan sukses.</p>
<p>Sementara itu Vivick Tjangkung, Kasat Narkoba Polres Jaksel mengatakan, menggunakan Qlue selain lebih aman juga memudahkan kepolisian membuat pelaporan indikasi peredaran narkoba.</p>
<p>&#8220;Warga yang melihat indikasi peredaran narkoba di lingkungannya, khususnya untuk Jaksel bisa melaporkan melalui Qlue dan pilih label narkoba. Petugas dari Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan akan terus memantau laporan warga tersebut dan segera menindaklanjuti,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pada dasarnya, label narkoba pada aplikasi Qlue sudah ada sebelumnya namun dengan adanya Program Lapor Berantas Narkoba Polres Jaksel ini, laporan warga mengenai kasus narkoba menjadi sepenuhnya terintegrasi dengan pihak berwenang di wilayah Jaksel.</p>
<p>&#8220;Qlue mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, untuk menjadi solusi teknologi dalam program Lapor Berantas Narkoba Polres Jaksel. Qlue memang memiliki concern tersendiri terhadap kualitas hidup generasi muda dan tidak henti menghimbau masyarakat untuk berani berubah,&#8221; kata Elita Yunanda, Marketing Manager Qlue.</p>
<p>Dia berharap, dengan partisipasi warga, komitmen kuat pemerintah serta keberadaan Qlue sebagai teknologi yang membawa solusi, ke depannya bisa berkontribusi membuat Indonesia bebas narkoba.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/">Warga JAKSEL Manfaatkan Qlue Untuk Lapor Penyalahgunaan Narkoba</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/warga-jaksel-manfaatkan-qlue-untuk-lapor-penyalahgunaan-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dr. Aisah Dahlan: Saling Mengerti Kunci Kerukunan Rumah Tangga</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2016 08:42:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=567</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengenal serta memahami watak diri sendiri dan pasangan adalah hal yang sangat penting dalam usaha membina rumah tangga bahagia. Hal itu dimaksudkan agar suami dan istri dapat saling lebih menyayangi, mesra dan kompak bukan hanya saat menjalani tugas negara namun juga dalam berkeluarga. Hal tersebut disampaikan Dr. Aisah Dahlan dalam sesi training kalangan PC Bayangkari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/">Dr. Aisah Dahlan: Saling Mengerti Kunci Kerukunan Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mengenal serta memahami watak diri sendiri dan pasangan adalah hal yang sangat penting dalam usaha membina rumah tangga bahagia. Hal itu<br />
dimaksudkan agar suami dan istri dapat saling lebih menyayangi, mesra dan kompak bukan hanya saat menjalani tugas negara namun juga dalam berkeluarga.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Dr. Aisah Dahlan dalam sesi training kalangan PC Bayangkari Jombang yang dihadiri pula oleh para petinggi POLRES<br />
Jombang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-670 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-300x225.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-768x576.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3-1024x768.jpg 1024w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/12/3.jpg 1040w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Acara ini dibuka oleh bapak kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto SIK, MH d. &#8220;Pelatihan ini mendapat respon positif dari peserta, terutama kami para suami. Materi yang diberikan Dr. Aisah Dahlan menambah skill kami selaku individu, sehingga tak hanya cakap dalam<br />
bekerja namun mampu hangat dalam berumah tangga,&#8221; ujar beliau seusai acara.</p>
<p>Dalam training tersebut, Dr. Aisah menjelaskan macam-macam karakter manusia, berikut perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Dengan<br />
demikian, peserta dapat mengenal, memahami, dan menerima perbedaan-perbedaan di antara mereka, kemudian saling mengisi kelebihan serta kekurangan masing-masing. Dengan demikian, kehidupan berumah tangga akan terbina dengan baik karena masing-masing individu memahami hak dan kewajibannya masing-masing.</p>
<div></div>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/">Dr. Aisah Dahlan: Saling Mengerti Kunci Kerukunan Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/dr-aisah-dahlan-saling-mengerti-kunci-kerukunan-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Yang Harus Dihindari Saat Minum Obat</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/ini-yang-harus-dihindari-saat-minum-obat/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/ini-yang-harus-dihindari-saat-minum-obat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2016 06:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Kegiatan minum obat tentu menjadi kegiatan umum bagi rekan aftercare. Untuk itu, perlu rasanya admin menyajikan artikel ini agar Anda dapat memperoleh khasiat yang optimal dari obat yang dikonsumsi. Mungkin bagi sebagian dari Anda sudah tahu bahwa minum obat yang baik adalah dengan air putih. Tetapi, ada sebagian lain yang masih minum obat dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/ini-yang-harus-dihindari-saat-minum-obat/">Ini Yang Harus Dihindari Saat Minum Obat</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Kegiatan minum obat tentu menjadi kegiatan umum bagi rekan aftercare. Untuk itu, perlu rasanya admin menyajikan artikel ini agar Anda dapat memperoleh khasiat yang optimal dari obat yang dikonsumsi.</p>
<p>Mungkin bagi sebagian dari Anda sudah tahu bahwa minum obat yang baik adalah dengan air putih. Tetapi, ada sebagian lain yang masih minum obat dengan cairan selain air putih seperti teh.</p>
<p>Bagi Anda yang belum tahu, ada beberapa minuman dan makanan yang harus dihindari selama mengonsumsi obat terutama antibiotik. Apa sajakah minuman dan makanan tersebut?</p>
<p>1. Susu dan produk susu</p>
<p>Susu adalah minuman yang harus dihindari saat minum obat. Susu dan produk susu dapat mengganggu efek dari antibiotik yang dikonsumsi selama pengobatan Anda. Antibiotik dapat menjadi penyebab diare, yang merupakan efek samping dari antibiotik, dilansir dari laman Times of India, Kamis (8/12/2016).</p>
<p>2. Alkohol</p>
<p>Alkohol memang tidak diketahui dapat mengganggu efektivitas antibiotik. Namun, alkohol dapat menyebabkan efek samping yang tidak enak seperti pusing dan masalah pencernaan.</p>
<p>3. Zat besi dan suplemen kalsium</p>
<p>Zat besi dan kalsium dapat mengganggu penyerapan antibiotik. Sehingga, sangat dianjurkan untuk memberi waktu setidaknya tiga jam untuk mengatur antara minum antibiotik dan suplemen yang mengandung zat besi dan kalsium.</p>
<p>4. Makanan asam</p>
<p>Makanan yang bersifat asam alami seperti tomat, cokelat, lemon, jeruk bali dan minuman ringan dapat menghambat proses penyerapan antibiotik dan ini memperlambat pemulihan Anda.</p>
<p>5. Makanan tinggi serat</p>
<p>Makanan yang berserat tinggi memang menyehatkan. Namun, makanan ini dikenal memperlambat penyerapan makanan dalam perut yang dapat menunda laju penyerapan antibiotik dalam tubuh.</p>
<p>Sumber: Liputan6</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/ini-yang-harus-dihindari-saat-minum-obat/">Ini Yang Harus Dihindari Saat Minum Obat</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/ini-yang-harus-dihindari-saat-minum-obat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Makna dari Negeri Jiran &#8211; Bagian 1</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/catatan-makna-dari-negeri-jiran-bagian-1/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/catatan-makna-dari-negeri-jiran-bagian-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2016 04:23:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=556</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sahabat, Muatan blog kali ini akan menampilkan kehidupan lain aftercare, yaitu saudara-saudari kita yang tinggal di Malaysia. Ini diambil dari catatan Ramaditya Adikara, salah seorang relawan SRS yang pernah ikut mengunjungi markas aftercare di negeri Jiran tersebut. ***Bagian 1 dari 2*** “To be clean from drugs is a short beginning of a long journey.” (Mr. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/catatan-makna-dari-negeri-jiran-bagian-1/">Catatan Makna dari Negeri Jiran &#8211; Bagian 1</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat,</p>
<p>Muatan blog kali ini akan menampilkan kehidupan lain aftercare, yaitu saudara-saudari kita yang tinggal di Malaysia. Ini diambil dari catatan Ramaditya Adikara, salah seorang relawan SRS yang pernah ikut mengunjungi markas aftercare di negeri Jiran tersebut.</p>
<p>***Bagian 1 dari 2***</p>
<p>“To be clean from drugs is a short beginning of a long journey.” (Mr. Hamid, Rumah Pengasih)</p>
<p>Ini adalah salah satu catatan hidupku yang penuh makna, sebuah pengalaman saat aku berjumpa dengan mereka, orang-orang yang telah menjadi salah satu inspirator utama dalam hidupku. Mereka bukan motivator, pengusaha kaya, atau pejabat negara. Mereka pun, boleh jadi, tak terlalu dihiraukan bahkan kerap diasingkan oleh masyarakat. Mereka, mantan pecandu NARKOBA yang telah “bersih dan sadar,” dan menjadi cahaya bagi rekan-rekan senasib yang ingin kembali ke jalan yang benar. Mereka yang kini menjadi teman baik dan bagian dari hidupku.</p>
<p>Tak terasa sudah bertahun-tahun sejak pertama kali aku bergabung dengan SRS (Sahabat Rekan Sebaya), komunitas yang mewadahi eks-pecandu NARKOBA (selanjutnya disebut after care) yang diasuh oleh Dr. Aisah Dahlan. Beliau adalah seorang dokter yang menangani segala hal yang berhubungan dengan NARKOBA, dan dari beliaulah aku belajar banyak mengenai benda terlarang itu.</p>
<p>Oh ya, SRS sendiri beranggotakan after care dengan berbagai keterampilan dan keahlian, yang dikelola secara administrative, sehingga terciptalah sebuah komunitas dengan seabrek kegiatan positif dan konstruktif.</p>
<p>Singkat cerita, waktu pun membawaku ke tanggal 23 Maret 2011, hari di mana rekan-rekan dari SRS berkunjung ke Rumah Pengasih, sebuah lembaga rehabilitasi after care yang berada di Negeri Jiran, Malaysia.</p>
<p>Ada pun tujuan kunjungan tersebut adalah untuk saling berbagi pengalaman dan sekaligus sebagai sarana silaturahim antar after care Indonesia dan Malaysia</p>
<p>Setibanya di Rumah Pengasih, kami disambut oleh Kak Suhaemi Ahmad, salah seorang trainer di sana. Kami pun saling berkenalan dengan residen (sebutan bagi penghuni Rumah Pengasih) yang jumlahnya sekitar 70 orang, 5 di antaranya wanita.</p>
<p>Dalam perkenalan yang berlangsung hangat itu, sesama after care saling melempar canda dan tawa. “Saya pernah pakai NARKOBA salama 5 tahun, tapi sudah bersih 6 tahun,” ujar salah seorang after care. “Yaaa, 5 tahun itu yang ketahuan, kalau yang curi-curi atau ngumpet-ngumpet bagaimana tuh,” timpal after care lain sambil berkelakar. “Mmmmm, saya tidak pernah pakai NARKOBA, dan di SRS jadi relawan, jadi sudah bersih dari lahir,” sambungku meneruskan candaan, yang dijawab dengan gelak tawa dari semua yang hadir siang itu.</p>
<p>Selanjutnya, kami dijamu makan siang oleh “kitchen,” yakni divisi yang beranggotakan staff dan klien Rumah Pengasih yang tugasnya sama dengan koki masak, mengurus isi perut seluruh warga yang tinggal di sana. Selain makan reguler 3 kali sehari, kami juga dijamu snack pada saat break, biasanya kami disuguhi kue-kue, didampingi kopi atau teh tarik (yang satu ini bikin aku kangen dengan Malaysia).<br />
Setelah itu, Kak Suhaemi membagi kami menjadi beberapa kelompok tidur menurut kabin masing-masing, di mana tiap kabin berisi 3 sampai 5 orang. Kami pun didampingi oleh “buddy,” yaitu orang yang bertugas mengingatkan setiap waktu shalat dan menjemput peserta dalam setiap aktivitas.</p>
<p>Lalu kami pun diajak keliling lingkungan Rumah Pengasih. Kak Suhaemi yang akrab disapa Bang Jack itu membawa kami ke kantor Rumah Pengasih, di mana kami mendapat penjelasan mengenai apa-apa saja aktivitas, kegiatan, tanggungjawab, serta program yang ada di sana. Kami juga melihat-lihat barak-barak tempat tinggal residen di sana, serta kabin (semacam bilik berisi beberapa tempat tidur dan kamar mandi) tempat kami menginap. “Nah, ini namanya kolam Zarimah,” tunjuk Bang Jack ke sebuah kolam kecil yang letaknya tak jauh dari kantor Rumah Pengasih. “Wah di Indonesia juga ada wanita dengan nama yang sama, dan dia dijuluki Ratu NARKOBA,” ujar salah seorang relawan SRS.</p>
<p>Mengikuti aktivitas di Rumah Pengasih benar-benar menyenangkan dan sarat akan ketenangan. Kalau boleh kubandingkan, mungkin hamper sama seperti kalau kita mondok di pesantren atau sekolah alam, hanya saja peraturan tidak dijalankan dengan ketat, melainkan tertib.</p>
<p>Meski lokasinya berdekatan dengan jalan TOL dan suara hilir mudik kendaraan roda empat tak putus-putusnya menjadi pengiring kegiatan di sana, suasana kekeluargaan yang hangat dan nuansa keagamaan yang kental telah berhasil menyita kebetahanku.</p>
<p>Satu jam sebelum Adzan Subuh berkumandang, biasanya aku dan rekan-rekan sudah dibangunkan oleh buddy, lalu kami mandi dan bersiap-siap shalat Subuh berjamaah</p>
<p>Shalat-shalat di waktu berikutnya tak jauh berbeda, hanya saat Maghrib usai kami tidak meninggalkan Masjid, namun melanjutkan dengan membaca Al-Qur’an hingga Isya.</p>
<p>Ketika waktunya tiba, Adzan pun membahana di lokasi Rumah Pengasih dan kami berduyun-duyun menuju Masjid yang berada di dalam area Rumah Pengasih. Yang menarik adalah kuliah tujuh menit yang diberikan di akhir shalat benar-benar “mengambil masa” tujuh menit, tidak lebih!</p>
<p>Nah, kegiatan rehabilitasi di Rumah Pengasih pun mulai berjalan setelah Subuh usai. Setelah makan pagi, acara dilanjutkan dengan “Morning Meeting,” di mana rekan-rekan after care saling berbagi “issue,” yaitu semacam curahan hati, di mana mereka melakukan evaluasi terhadap diri sendiri, tentang apa-apa saja yang terjadi di hari sebelumnya. Dengan jujur mereka bercerita tentang apa saja, dan minta solusi dari rekan-rekan yang lain bila ada kesalahan atau kekurangan dalam sikap mereka di hari sebelumnya.</p>
<p>Dalam Morning Meeting, para pengasuh Rumah Pengasih juga berbagi materi seputar NARKOBA, tentang apa-apa saja yang harus dilakukan agar after care dapat tetap “bersih dan bijak” dan tak lagi terjerumus mengkonsumsi obat-obatan terlarang.</p>
<p>Siang harinya, tim SRS di bawah arahan Dokter Aisah pun berbagi materi, yang akan kubahas lebih dalam di artikel selanjutnya. Yang jelas, selama 5 hari kami berada di sana, tak ada waktu yang sia-sia terbuang karena kami mengisinya dengan penuh antusiasme dan suka cita.</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/catatan-makna-dari-negeri-jiran-bagian-1/">Catatan Makna dari Negeri Jiran &#8211; Bagian 1</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/catatan-makna-dari-negeri-jiran-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seminar &#8221; Say No To Drugs&#8221; di Pesantren Darul Aman, Makasar.</title>
		<link>https://www.sahabatrekansebaya.com/seminar-say-no-drugs-di-pesantren-darul-aman-makasar/</link>
					<comments>https://www.sahabatrekansebaya.com/seminar-say-no-drugs-di-pesantren-darul-aman-makasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2016 11:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[activity]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sahabatrekansebaya.com/?p=514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seminar sehari dengan tema &#8220;Say No To Drugs&#8221; yang dilaksanakan pada tanggal 6 November 2016 di Pondok Pesantren  ini disampaikan oleh dr. Aisha Dahlan sebagai Ketua AIRI (Assosiasi rehabilitasi Narkoba Indonesia) bersama dengan Tim Yayasan Sahabat Rekan Sebaya (SRS). Sebagai bentuk dan cara pencegahan penyalahgunaan narkoba yang saat ini masih masuk dalam kondisi darurat narkoba, maka [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/seminar-say-no-drugs-di-pesantren-darul-aman-makasar/">Seminar &#8221; Say No To Drugs&#8221; di Pesantren Darul Aman, Makasar.</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Seminar sehari dengan tema &#8220;Say No To Drugs&#8221; yang dilaksanakan pada tanggal 6 November 2016 di Pondok Pesantren  ini disampaikan oleh dr. Aisha Dahlan sebagai Ketua AIRI (Assosiasi rehabilitasi Narkoba Indonesia) bersama dengan Tim Yayasan Sahabat Rekan Sebaya (SRS).</p>
<p>Sebagai bentuk dan cara pencegahan penyalahgunaan narkoba yang saat ini masih masuk dalam kondisi darurat narkoba, maka dibuatlah seminar edukasi yang diselenggarakan oleh PIK-R (pusat informasi dan konseling Remaja) Darul Aman, Makasar dan didukung oleh Ikatan Alumni Fak. Kedokteran Angkatan 87 meditasi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-515 aligncenter" src="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161107-WA0035-300x225.jpg" alt="Play Back teater" width="300" height="225" srcset="https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161107-WA0035-300x225.jpg 300w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161107-WA0035-768x576.jpg 768w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161107-WA0035-1024x768.jpg 1024w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161107-WA0035-1080x810.jpg 1080w, https://www.sahabatrekansebaya.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161107-WA0035.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Seminar sehari yang dihadiri oleh kurang lebih 200 santri dari Sekolah Menengah Pertama &amp; Sekolah Menengah Atas Pondok Pesantren Darul Aman, Makasar ini disampaikan dengan metode playback teater (teater reka ulang).</p>
<p>&#8221; kami sangat senang karena sharing tentang informasi narkoba disampaikan dengan metode play back ini, jadi kami dapat melihat langsung ciri-ciri seorang pengguna narkoba seperti apa. bukan hanya itu, putus zat dan akibatnya pun kami jadi lebih tau. &#8221; ujar lita, salah satu peserta seminar sehari ini.</p>
<p>Dengan mengetahui seperti apa dan bagaimana narkoba dapat sangat merusak masa depan diri dan lingkungannya, diharapkan generasi muda Pondok Pesantren Darul Aman, Makasar khususnya dan generasi muda di Indonesia dapat lebih mewaspadai, menghindari dan menjauhi dari penyalahgunaan narkoba.</p>
<p><em>know drugs it&#8217;s means say no to drugs. </em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>By : JA, DK</p>
<p>The post <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com/seminar-say-no-drugs-di-pesantren-darul-aman-makasar/">Seminar &#8221; Say No To Drugs&#8221; di Pesantren Darul Aman, Makasar.</a> appeared first on <a href="https://www.sahabatrekansebaya.com">Sahabat Rekan Sebaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sahabatrekansebaya.com/seminar-say-no-drugs-di-pesantren-darul-aman-makasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
